Bromo tetap jadi ikon ‘Visit East Java’
Oleh: Dwi Wahyuni - 4 January 2011 | 4:55 am
- 521 views
- Tweet
SURABAYA: Pemerintah Provinsi Jawa Timur tetap menjadikan Gunung Bromo sebagai ikon program “Visit East Java 2011″, meskipun dalam dua bulan terakhir destinasi wisata itu mengalami peningkatan aktivitas vulkanik.
”Bromo akan tetap menjadi andalan objek wisata Jatim dan tetap menjadikan ikon ‘Visit East Java 2011′,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim, Jarianto, seperti dikutip Antara Senin (4/1).
Menurut dia, fenomena letusan Gunung Bromo ternyata mampu menarik minat wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri. Bahkan dapat diperkirakan jumlah wisatawan yang datang ke Gunung Bromo menjelang dan setelah pergantian tahun lebih banyak ketimbang momen yang sama pada tahun-tahun sebelumnya.
”Kami dapat informasi jumlah wisatawan pada tahun baru 2011 lebih banyak dibandingkan tahun 2010, namun detilnya ada di BPS (Badan Pusat Statistik),” kata Jarianto.
Dia membenarkan meningkatnya aktivitas Gunung Bromo mengakibatkan sarana dan prasarana menuju objek wisata tersebut terganggu. Apalagi sejak jalan menuju Bromo tertutup abu. Begitu juga hotel dan restoran. Belum lagi, larangan bagi wisatawan agar tidak mendekat ke kawah. Namun semua itu, tandas Jarianto, belum berdampak signifikan terhadap minat wisatawan mendatangi wisata gunung api berketinggian 2.392 meter dari permukaan air laut tersebut.
Letusan Gunung Bromo hanya mengakibatkan 26 binatang ternak milik warga sekitar yang mati, terdiri atas 24 ekor sapi dan dua ekor kambing. Peristiwa ini juga sempat merusak sejumlah rumah karena terkena hujan abu.(Ant)
- 0 Comments
- 521 views
Print
