Jelang Puasa, permintaan sayuran naik 10%

Oleh: Mohammad Sofii - 18 July 2011 | 9:51 am

MALANG: Permintaan sayur menjelang Ramadhan mengalami peningkatan yang relatif besar. Di Sub Terminal Agrobis Mantung Kecamatan Pujon misalnya transaksinya sudah naik 10% dibandingkan hari biasa.

Kepala Sub Terminal Agrobis Mantung Kecamatan Pujon Kabupaten Malang, Totok Purwanto, mengatakan, meningkatnya permintaan sayur mayur sudah terlihat dalam beberapa waktu terakhir. Saat normal rata-rata permintaan suyur mencapai 5-6 kontainer yang dikirim ke sejumlah daerah seperti Surabaya, Jakarta, dan Kalimantan.

Sementara itu tingkat pasokan sayur ke Mantung per hari mencapai 75-100
ton. Sebagian besar sayur langsung di pasarkan guna memperlancar arus distribusi dan mencegah kerusakan. “Dibandingkan hari biasa permintaan di Terminal Abrobis meningkat sebesar 10%. Kondisi ini akan mencapai puncak sepekan menjelang Lebaran,” tambah dia.

Sementara itu di tingkat pengepul, stok sayur juga relatif terjaga. Kendati harga sayur stabil dan bahkan sejumlah komoditas sayur harganya relatif turun. “Pemintaan sayur untuk komoditas tertentu seperti kentang dan brungkul cukup meningkat dalam beberapa waktu terakhir,” ujar Mohammad Atim pengepul sayur dari Wajak Malang.

Menurut Atim kendati harga sayur relatif stabil, namun sejumlah jenis sayuran utamanya kacang panjang mengalami kenaikan cukup tajam. “Harga sayur jenis kacang panjang yang naik cukup tajam dari Rp1.500 per ikat menjadi Rp2.500 per ikat.”

Hal ini disebabkan ketersediaan barang di pasaran yang sedikit, sedangkan secara umum harga sayuran relatif stabil termasuk harga cabe rawit yang fluktuatif dari Rp10.000 per kg menjadi Rp8.000 per kg,” kataya.

Totok mengatakan peningkatan permintaan biasanya terjadi untuk jenis sayuran seperti kentang, buncis, dan kubis. Meski permintaan naik namun harga sayuran relatif stabil dan berbeda dengan harga kebutuhan lain seperti beras, gula, dan lainnya.

Sejauh ini, pasokan sayuran di Terminal Agrobis Mantung tidak mengalami kekurangan karena selain berasal dari wilayah Pujon dan sekitarnya pasokan juga datang dari Blitar, Tulung Agung, Kediri, dan Trenggalek.(dw)

Leave a Reply

*