Jatim hanya keluarkan izim impor kedelai
Oleh: Mohammad Sofii - 25 October 2011 | 8:54 am
- 244 views
- Tweet
MALANG: Pemerintah Provinsi Jawa Timur hanya mengizinkan kedelai yang boleh masuk, sedangkan komoditas pertanian yang lain dilarang untuk diimpor.
Wakil Gubernur Jatim, Syaifullah Yusuf, mengatakan sejuh ini Pemprov Jatim sudah mengeluarkan kebijakan larangan masuknya beras dan gula impor. Selain itu kentang dan wortel juga tidak diperbolehkan masuk. Hnya kedelai yang diizinkan masuk, karena Jatim memang masih membutuhkan.
“Bole impor kedelai karena Jatim memang kekurangan komoditas itu sebanyak 62.000 ton per tahun, yang lain dilarang masuk,” kata Syaifullah di Malang hari ini.
Dia menambahkan produksi kedelai lokal untuk bahan baku industri tempe baru sekitar 355.000 ton per tahun. Masih jauh dari kebutuhan ideal yang mencapai 417.000 ton per tahun.
Sementara itu terkait ‘banjirinya’ kentang dan wortel impor asal China dan Thailand di sejumlah pasar tradisional yang ada di Kabupaten Malang termasuk di Sub Terminal Agrobis Mantung Kecamatan Pujon Kabupaten Malang, Wagub mengatakan pihaknya belum mengetahui. Namun dia berjanji akan mengecek msalah tersebut.
“Soal ini (kentang dan wortel impor) akan kami pelajari. Apa benar masuk atau tidak.”
Pada kesempatan itu, Wagub juga menyinggung soal kunjungannya ke Limbug sebuah provinsi di Belanda, baru-baru ini. Menurut dia Jatim bakal emrintis kerjasama dengan provinsi setempat.
“Provinsi Limbug merupakan pusat industri dan logistik. Lokasinya berbatasan dengan negara Jerman dan Belgia, sehingga strategis. Apalagi Limbug juga menjadi pusat agrikultur dan diserbu oleh banyak negara seperti Brasil, China, dan Thailand.”
Kemungkinan nantinya Jatim akan mengirim produk sayur masur ke Limbug. “Kalau bisa tidak hanya mengirim sayur dalam bentuk tomat misalnya, namun sudah diolah menjadi jus.”
Selain itu, pada April 2012 nanti, Jatim juga akan mendapat kesempatan untuk memamerkan produk UKM miliknya seperti kerajinan dan lainnya di Belanda. Jatim akan mempunyai tempat pameran di sana dan produk yang ada akan dipamerkan selama sebulan penuh.(dw)
- 0 Comments
- 244 views
Print