HOTEL MALANG: Tarif Tetap Kendati Harga BBM Naik
Oleh: Choirul Anam - 5 March 2012 | 8:48 am
- 749 views
- Tweet
MALANG: Tarif hotel di Malang diprediksi tidak naik meskipun bahan bakar minyak (BBM) dan tarif dasar listrik (TDL) diperkirakan segera naik.
Pelaksana Sales Manager Hotel Santika Malang Panji Teguh mengatakan manajemen tidak perlu menaikkan tarif hotel terkait dengan rencana kenaikan BBM dan TDL, karena tidak ingin mengecewakan relasi.
“Tarif hotel itu dibuat selama setahun. Jadi tidak mungkin kami tiba-tiba mengubahnya di tengah jalan meski alasannya rasional, yakni kenaikan BBM dan TDL,” ujarnya, Senin 5 Maret 2012.
Lagi pula, imbuhnya, tarif hotel pada tahun ini sudah memerhatikan berbagai aspek a.l kenaikan BBM dan TDL. Dengan demikian, kenaikan BBM dan TDL sudah diantisipasi jauh-jauh hari.
Tarif pada 2012 sebenarnya telah dinaikkan 7%-9% bila dibandingkan tarif 2011. “Kalau dinaikkan lagi, kan, nanti pelanggan kecewa, terutama dari kalangan korporasi. Mereka kan sudah menganggarkan kegiatan jauh-jauh hari.”
Pernyataan senada disampaikan General Manager Hotel Griyadi Montana Malang dan Hotel Sahid Montana Malang Slamet Sudiharto. Menurutnya, tarif Hotel Griyadi Montana dan Sahid Montana Malang karena telah ditetapkan pada pertengahan 2011.
Artinya, tarif hotel selama 2012 sudah tetap. Tarif tersebut sudah memerhatikan berbagai aspek, seperti kenaikan inflasi ataupun kenaikan BBM dan TDL.
Pertimbangan lainnya, karena tingkat persaingan hotel di Malang sangat ketat. Hotel-hotel baru terus bertumbuh di kota tersebut.
“Tapi permintaan kamar hotel di Malang masih tinggi. Contohnya di Hotel Sahid Montana dan Giryadi Montana, pada periode Januari-Februari pertumbuhannya mencapai 30% bila dibandingkan periode yang sama 2011.”
Menurut Panji, pada intinya permintaan pasar terhadap kamar hotel di Malang masih bagus. Misalnya, di Santika Malang tingkat hunian rata-rata 80% dan mencapai 90% pada weekend.
Namun, sambungnya, peluang merevisi tetap terbuka karena tarif itu berlaku hingga Juni 2012.
Revisi itu dimungkinkan jika ternyata kenaikan BBM dan TDL justru memberatkan. Syarat lainnya, tingkat persaingan antarhotel tidak terlalu ketat dan tingkat permintaannya juga meningkat.
Menurut Panji, revisi tarif kamar bisa dilakukan pada awal 2013. Sedangkan penyusunan tarif dilakukan pada Juli.
Tarif dinaikkan jika kondisi objektifnya memungkinkan, pertimbangannya a.l kenaikan BBM dan TDL dinilai memberatkan operasional hotel.
Alasan lainnya, persaingan hotel masih sehat serta daya tarif Malang sebagai tujuan wisata masih kuat. Contohnya, ada pembukaan objek-objek wisata baru.
“Infrastruktur di Malang juga semkain membaik di antaranya realisasi proyek jalan tol Pandaan-Malang, yang gate-nya di Kota Malang berada di kawasan Sawojajar.”(bas)
- 0 Comments
- 749 views
Print