BLEGUR PRIJANGGONO : Pemuda Penentu Kemandirian Bangsa

Oleh: Yuristiarso Hidayat - 29 April 2012 | 10:55 pm

SURABAYA: Musyawarah Provinsi Komite Nasional Pemuda Indonesia Jawa Timur ke-11  memilih Blegur Prijanggono secara aklamasi sebagai ketua masa bhakti 2012-2015.

Ketua terpilih KNPI Jatim Blegur Prijanggono menyatakan  akan berupaya mendorong kemandirian pemuda secara ekonomi.

“Kemandirian bangsa sebenarnya sangat ditentukan oleh pemuda yang masuk dalam kelas menengah itu. Jadi bila masyarakat, bangsa dan negara ingin sejahtera melalui pemberdayaan pemuda, maka persoalan secara perlahan-lahan akan bisa dicarikan way out,” tegasnya.

Aroma terpilihnya Blegur secara aklamasi telah tercium jauh hari sebelum pelaksanaan Musprov KNPI Jatim yang berlangsung 2 hari (28-29 April 2012), padahal biasanya musprov OKP itu berjalanan sengit dengan proses pemilihan ketua melalui voting.

Ketua Panitia Musprov KNPI Jatim Amar Syaifuddin mengungkapkan proses pemilihan pucuk pimpinan KNPI Jatim kali ini berjalan secara musyawarah mufakat.

“Ini menjadi hal baru, karena sebelumnya ketua selalu dipilih melalui voting. Jadi terpilihnya sosok mas Blegur ini dengan proses aklamasi menunjukkan akseptabilitasnya sangat tinggi dan diterima semua pihak,” kata Amar kepada Bisnis, seusai penutupan Musprov KNPI Jatim, Minggu, 29 April 2012.

Blegur sendiri sebelumnya menjabat wakil ketua DPD KNPI Jatim dan aktif dibeberapa kepengurusan organisasi kepemudaan seperti GM FKPPI, Pemuda Panca Marga, GM MKGR.

Sementara itu pesaing Blegur sendiri dalam forum Musprov KNPI Jatim itu ada dua, yaitu Kemas (Ketua KNPI Kota Surabaya) dan Pranaya Yudha (Ketua DPD AMPI Jatim).

Dalam Musprov KNPI Jatim kali ini jumlah peserta-utusan yang memiliki suara ada 82 suara yang terdiri atas 38 suara dari DPD KNPI Kab/Kota dan sisanya 42 suara merupakan representasi dari OKP atau ormas kepemudaan.

Dari pantauan Bisnis di forum Musprov, mayoritas OKP ataupun DPD KNPI Kab/Kota telah memberikan surat rekomendasi dukungan bagi pencalonan Blegur. Hanya beberapa saja yang menyatakan dukungan ke Kemas dan Pranaya.

Puncaknya ketika Kemas dan Pranaya menyatakan mundur dan memberikan kesempatan bagi Blegur untuk terpilih secara aklamasi.(bas)

Leave a Reply

*