Buku Dari KEN ANGROK, Ebes Sugiyono & EDDYRUMPOKO diluncurkan

Oleh: Mohammad Sofii - 4 June 2012 | 6:24 pm

BATU: Buku  Dari Ken Angrok, Ebes Sugiyono, hingga Eddy Rumpoko Pewarisan Kultur Jagoan Arek Malang yang ditulis  bersama oleh tiga wartawan,  Anwar Hudijono,   Heru Yogi  dan Asadurrahman segera diluncurkan.
P)eluncuran buku tersebut  rencananya  digelar di Toko Buku Togamas Jalan Raya Dieng Kota Malang, Rabu  mendatang. Buku ini ditulis bukan semata-mata karena terinspirasi oleh sikap Walikota Batu Eddy Rumpoko yang merupakan  anak mantan Walikota Malang (alm) Sugiyono.
“Namun juga karena ada sesuatu yang sama dari kultur Ken Angrok (Ken Arok),” kata Anwar Hudijono di Batu, Senin 4 Juni 2012.
Dari jaman Ken Angrok, Ebes Sugiyono hingga Eddy Rumpoko, menurutnya, setelah ditarik benang merahnya terdapat jiwa jagoan.  Umumnya Arek Malang (Arema) sering menjadi jagoan.
“Ternyata setelah ditelusuri itu warisan Ken Angrok,” tuturnya
Menurut Anwar, pribadi Eddy Rumpoko dulu juga jagoan. Tapi bukan jagoan dalam berkelahi karena Eddy dinilainya cukup gocik (penakut). Jagoan yang ada dalam pribadi Eddy itu adalah dalam rangka membangun Kota Batu hingga seperti saat ini.
“Terutama pariwisatanya yang tidak meninggalkan pertanian sebagai matapencaharian utama masyarakat. Mudah-mudahan buku ini bisa menjadi inspirasi,” tukasnya.
Dalam penelusuran bahan pembuatan buku tersebut, Anwar mengaku tetap mengedepankan indepensi. Pihaknya juga tidak mau dintervensi.  Karena sebagai wartawan senior, dirinya masih memegang prinsip jurnalistik.
“Dalam pembuatan buku ini, saya tidak mendapatkan sepeserpun dana dari Eddy Rumpoko. Bahkan ketika ada bahasan tentang santet, orang dekat Eddy ada yang keberatan. Tapi Eddy menyerahkan kepada ahlinya yaitu penulis buku,” tuturnya.
Buku tersebut, kata Anwar , bukanlah buku ilmiah. Namun juga bukan buku fiksi. Pihaknya menggalinya secara mengalir lalu dituangkan dalam bahasa sastra.
Buku tersebut diterbitkan oleh penerbit Bayu Media Publishing dalam dua versi yaitu softcopy dan hardcopy. Masing-masing sudah dicetak sebanyak 1.000 eksemplar yang disebarkan di 37 outlet se-Jawa-Bali. (if)

Leave a Reply

*