PEMBATASAN BBM: Malang Raya Dapat Hemat Konsumsi Premium 10%
Oleh: Choirul Anam - 26 July 2012 | 5:18 pm
- 374 views
- Tweet
MALANG: Pemberlakuan pembatasan bahan bakar minyak minyak (BBM) bersubsidi per 1 Agustus di Malang Raya, yakni Kota Batu, Kab. Malang, dan Kota Batu, dapat menghemat konsumsi premium hingga 10%.
Ketua DPC Himpunan Swasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Malang Teuku Rizal Pahlevi mengatakan rencana pemberlakukan BBM bersubsidi per-1 Agustus telah disosialisasikan oleh Pertamina ke pihak-pihak terkait seperti pemilik stasium pengisian bahan bakar umum (SPBU), TNI, Polri, BUMN, BUMD dan Pemda.
“Dalam pelaksanaannya diperkirakan tidak akan ada gejolak karena yang dilarang mengkonsumsi premium cuma mobil plat merah, baik dari TNI, Polri, BUMN, BUMD, maupun pemda se-Malang Raya,” ujarnya Kamis (26/7/2012).
Selain itu, menurutnya, yang terkena pembatasan perusahaan pertambangan dan perkebunan.
Nantinya, instansi-instansi tersebut dikirimi stiker yang berisi larangan mengkonsumsi BBM bersubsidi di SPBU-SPBU.
“Kendaraan milik BUMD meski tidak berplat merah, tetap tidak boleh mengkonsumsi premium, melainkan Pertamax. Karena itulah, mereka akan dikirimi stiker oleh Pertamina,” tuturnya.
Sebelum stiker dikirim ke instansi-instansi, maka Pertamina akan mendata kepemilikan kendaraan bermotor instansi-instansi pemerintah, baik pemda, TNI dan Polri, BUMN, dan BUMD.
Sebagai gambaran, di Pemkab Malang kendaraan bermotor roda empat milik pemda 600 unit, sedangkan roda dua sebanyak 2.400 unit.
“Jadi dari kendaraan bermotor milik Pemkab Malang saja, maka premium yang dihemat lumayan besar. Belum lagi instansi lain, seperti TNI, Polri, BUMN, dan BUMD dan lainnya,” jelas Rizal.
Pelaksanaan pembatasan BBM di lapangan, lanjutnya, jika ada mobil berplat merah yang bersikukuh minta diisi premium, maka petugas SPBU tetap akan melayaninya. Namun setelah itu petugas mencatat nomor kendaraan plat merah dan melaporkan ke instansi masing-masing.
“Dengan begitu, maka antara petugas SPBU dan konsumen berkendaraan plat merah tidak akan saling bersitegang. Petugas akan tetap persuasif melaksanakan program tersebut,” tukasnya. (if)
- 0 Comments
- 374 views
Print