SAPI POTONG: Khewan Mengandung Cacing Hati Beredar di Malang
Oleh: Mohammad Sofii - 27 July 2012 | 7:25 pm
- 638 views
- Tweet
MALANG: Dinas Pertanian (Disperta) Kota Malang menemukan sapi potong berpenyakit cacing hati (fasciola hepatica) beredar di pasaran pada Ramadan ini.
Termuan tersebut diperoleh saat digelar inspeksi mendadak (sidak) di beberapa pasar di Kota Malang. Sidak mendapatkan rata-rata dua ekor sapi potong ditemukan terindikasi cacing hati.
Kepala Bidang Peternakan Disperta Kota Malang, Yudi Broto mengatakan
setiap hari sebanyak 60 ekor sapi disembelih di Rumah Potong Hewan Gadang (RPH) dan Tempat Potong Hewan (TPW) di Cemoro Kandang Kecamatan Kedungkandang Kota Malang.
Meskipun ditemukan peredaran daging sapi mengandung cacing hati, menurutnya, masyarakat tidak perlu kuatir, dengan sapi yang dipotong di RPH dan TPW karena telah diperiksa secara maksimal, termasuk jerohan seperti limpa, paru, hati dan jantung.
“Pemeriksaan dilakukan untuk menjamin daging sapi yang dipasarkan sehat dan halal,” ujarnya di Malang, Jumat (27/7/2012).
Selain itu, lanjut Yudi, juga dipantau distribusi daging di 30 pasar tradisional yang ada serta mengawasi dan mendata omset masing-masing pedagang. Hasilnya, sejauh ini belum ditemukan peredaran daging yang berbahaya seperti daging gelonggongan atau daging sapi bercampur babi.
“Kondisi fisik daging yang normal mempunyai kadar PH antara 5-8.”
Dia menegaskan cacing hati tidak berbahaya, namun merugikan. Indikasinya karena larva cacing hati menempel di rumput yang dikonsumsi sapi, sehingga menular dan menjalari ke hati sapi.
“Untuk mencegahnya peternak kami imbau untuk mengeringkan rumput terlebih dahulu sebelum dikonsumsi sapi,” paparnya.
Petugas, kata Yudi, juga mengambil contoh daging sapi untuk diperiksa di laboratorium. Karena itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk jeli dalam memilih daging yang bagus dan sehat. “Salah satunya dengan membeli daging di kios yang dijamin halal.”
Luluk Hidayati, pedagang daging sapi di Pasar Besar Malang menyebutkan pihaknya menjamin daging yang dijualnya ke konsumen dalam kondisi bagus.
“Karena kami membeli daging dari jagal sapi yang bersertifikasi dari Disperta Malang. Selain itu sapi juga disembelih di RPH Malang. Kami juga memiliki sertifikasi halal,” jelasnya. (if)
- 0 Comments
- 638 views
Print