DANA LEBARAN: BI Perkirakan Kebutuhan di Malang Naik 10%

Oleh: Choirul Anam - 31 July 2012 | 5:15 pm

MALANG:  Kantor Perwakilan Bank Indonesia   Malang menyiapkan dana Rp2,26 triliun untuk kebutuhan Ramadan dan Lebaran 2012 yang diperkirakan meningkat 10%.

Kepala Perwakilan KBI Malang Totok Hermiyanto  mengatakan proyeksi kebutuhan uang untuk Ramadan dan  Idul Fitri 2012  mencapai Rp1,56 triliun meningkat sebesar 10% atau Rp140 miliar bila dibandingkan realisasi periode tahun lalu yang hanya  Rp1,42 triliun.

“Peningkatan sebesar itu  lebih rendah dibandingkan  tahun lalu karena libur bersama Idul Fitri yang lebih singkat, hanya  enam hari. Selain itu mulai terdapat transisi perilaku masyarakat untuk menggunakan Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK),”  ujarnya  di sela-sela jumpa pers  persiapan KBI Malang menghadapi  Ramadan dan Idul Fitri 2012 di Malang, Selasa (31/7/2012).

Kebutuhan uang periode Ramadan dan Idul Fitri 2012 berupa uang  pecahan besar  Rp100.000, Rp50.000, dan Rp20.000 diproyeksikan sebesar Rp1,3 triliun atau meningkat 3% dibanding periode tahun sebelumnya.
Uang pecahan  kecil  Rp10.000, Rp5.000, Rp2.000, dan Rp1.000 serta uang logam seluruh pecahan diproyeksikan sebesar Rp257 miliar atau meningkat 63 % dibanding periode tahun sebelumnya.

Terkait  layanan kas kepada bank dan masyarakat,  Totok  menegaskan  KBI Malang telah berkoordinasi dengan stakeholders, terutama kepada pihak perbankan, untuk menghimpun informasi terkait kebutuhan uang tunai periode Ramadhan dan Idul Fitri 2012.

Dia juga telah minta untuk  menyampaikan proyeksi kebutuhan uang tunai untuk periode Ramadhan dan Idul Fitri 2012 dan pemenuhannya akan dilakukan mulai minggu ke-3 Juli 2012.

Dengan begitu,   sejak awal Ramadan diharapkan bank telah siap untuk memenuhi kebutuhan masyarakat baik di kantor cabang maupun diseluruh kantor cabang pembantunya yang berada di wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang.

Selain itu itu, bank juga diminta memberikan layanan penukaran uang kepada masyarakat. KBI Malang bekerjasama dengan 23 KC bank umum dan 12 BPR yang berada di Malang & Batu, Pandaan & Pasuruan, Probolinggo.

KBI  Malang juga meningkatkan layanan kas a.l  layanan penukaran uang tunai kepada masyarakat perorangan maupun kolektif baik bagi instansi pemerintah, lembaga negara serta instansi-instansi yang memberikan layanan publik, di loket KBI mulai  24 Juli 2012. (if)

Leave a Reply

*