OPERASI PASAR: TPID Jatim Gelontorkan 5 Ton Beras
Oleh: Dwi Wahyuni - 3 August 2012 | 8:43 pm
- 503 views
- Tweet
SURABAYA: Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Jawa Timur bersama
Disperindag dan Bulog gelar operasi pasar subsidi angkutan dengan
menggelontorkan 5 ton beras dan gula di sejumlah pasar tradisional.
Achmad Basuki, Kabid Perdagangan dan Perindustrian Biro Administrasi
Perekonomian Provinsi Jawa Timur mengatakan selain dua komoditas utama,
operasi pasar juga menyadiakan sedikitnya 7.500 bok minyak goreng kemasan.
“Operasi pasar ini bukan untuk raskin tetapi untuk semua orang karena
tujuannya untuk menjaga stabilitas harga komoditas pangan,” ujarnya
di sela-sela mengunjungi OP di Pasar Wonokromo Surabaya, Jumat (3/8/2012)
OP tersebut, lanjutnya memanfaatkan program subsidi tranportasi atau
angkutan dari Pemprov. Untuk moment Lebaran tahun ini, lanjutnya,
penyerapan dana tersebut sudah sekitar Rp2,2 miliar.
Sebagaimana diketahui Pemprov Jatim telah menganggarkan dana subsidi
angkut sembako untuk moment Lebaran, Natal dan Tahun Baru sebesar Rp12
miliar. Biasanya OP akan dilakukan hingga H+3 Lebaran.
Hamid Ponco Wibowo, sekretaris TPID Jatim yang juga Deputi Kepala
Perwakilan BI Wilayah IV mengatakan penyelenggaraan OP ini sekaligus
memantau perkembangan harga dan ketersediaan pasokan bahan makanan pokok.
Khususnya untuk komoditas gula, beras, terigu dan minyak goreng.
Selain Pasar Wonokromo dan Penjaringan, OP juga dilakukan di beberapa
pasar tradisional di 38 Kabupaten/Kota. “Ada 133 titik yang akan menjadi
target OP program subsidi angkutan Pemprov Jatim.”
Dari pantauan TPID harga sejumlah komoditas pangan sudah
mulai menurun. Beras misalnya, sudah terkoreksi antara Rp40 hingga Rp240
per kg. Beras Bengawan yang semula tercatat Rp9.240 per kg menjadi Rp9.200
per kg. (if)
- 0 Comments
- 503 views
Print